Berita Terkini

MAKLUMAT

Posted by on Sep 12, 2013 in Berita FH, statis, Uncategorized | 0 comments

MAKLUMAT

SEHUBUNGAN DENGAN HIMBAUAN KORDINATOR KOPERTIS WIL I SUMUT PERIHAL KAMPUS UISU YANG MEMPUNYAI LEGALITAS IJAZAH ADALAH YANG BERALAMAT DI JL.KARYA BAKTI NO.34 MEDAN JOHOR.

. . DEMI PENYELAMATAN AKADEMIK DAN IJAZAH MAHASISWA . .

MAKA DENGA INI KAMI MENGHIMBAU AGAR SELURUH MAHASISWA/I YANG MASIH BERAKTIFITAS DI KAMPUS ILEGAL JL.SISINGAMANGARAJA UNTUK SEGERA MENDAFTAR DAN MELANJUTKAN KEGIATAN AKADEMIK DI KAMPUS UISU JL. KARYA BAKTI NO.34 MEDAN JOHOR/JL.TIMOR UJUNG NO.5 MEDAN TIMUR (KOMPLEKS MEDAN PUTRI).

PENDAFTARAN MAHASISWA DARI KAMPUS ILEGAL JL. SISINGAMANGARAJA KE KAMPUS UISU JL. KARYA BAKTI NO.34 MEDAN/JL.TIMOR UJUNG NO.05 MEDAN PALING LAMBAT TANGGAL 31 OKTOBER  2013.

TERIMA KASIH.

SELAMAT IDUL FITRI 1434 H

Posted by on Aug 5, 2013 in Berita FH | 0 comments

PIMPINAN DAN SELURUH CIVITAS AKADEMIKA

FAKULTAS HUKUM UISU

MENGUCAPKAN 

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H / 2013 M

MINAL AIDIN WAL FA’ IDZIN

MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

 

selamat-idul-fitri 

ABA-MB FH UISU 2012 – 2013

Posted by on Mar 11, 2013 in Berita FH, statis | 0 comments

ABA-MB FH UISU 2012 – 2013

ABA MB FH UISU 2012

Kakak-kakak Senior Fakultas Hukum UISU yang manis-manis..

 

Permainan Ketangkasan yang diarahkan oleh kakak-kakak senior untuk membuka wawasan dan membangun

kebersamaan dalam Pelaksanaan AB-MB FH  UISU 2012-2013

Pengarahan dan Pemberian Materi tentang “Kemahasiswa dan Organisasi” yang di sampaikan oleh

Widya Fatma Lubis SH sebagai Alumni FH UISU.

Kurikulum Fakultas Hukum UISU

Posted by on Mar 11, 2013 in Berita FH | 0 comments

Mata Kuliah  Sem Dosen Penguji SKS 
Ilmu Negara DR. Marzuki, SH.M.Hum 3
Ilmu Al-Qur’an Drs. H. Hamdan Nst, MA 2
Pendidikan Agama Islam Drs. H. Hamdan Nst, MA 2
Ilmu Budaya Dasar Anaitullah, SH.M.Hum 2
Bahasa Indonesia Dra. Liesna Andriani, M.Pd 2
Pengantar Ilmu Hukum DR. Marzuki, SH.M.Hum 4
Bahasa Inggris Anaitullah, SH.M.Hum 2
Hukum Internasional III Anaitullah, SH.M.Hum 4
Hukum Perdata III Prof. Dr. Fathul Djannah, SH. MS 4
Hukum Adm.Negara III Jauhari Ginting, SH.MH 4
Hukum Tata Negara III H.M Yunus Rasyid, SH.M.Hum 4
Hukum Pidana III Asin Bikri SH.M.Hum 4
Advokasi Simultan Zulkifli AR, SH.M.Hum 2
Etika Profesi Simultan Jauhari Ginting, SH.MH 2
Filsafat Hukum Simultan Prof.Dr. Tan Kamelo, SH.MS  2
Hukum Keimigrasian Simultan/ HTN Jauhari Ginting, SH.MH 2
Hukum Perizinan Simultan/ HTN Mohammad Natsir, SH 2
Konstitusi Simultan/ HTN H.M Yunus Rasyid, SH.M.Hum 2
Hukum Pasar Modal Simultan/ Pdt Hj. Iriani Siregar, SH, MH 2
Hukum Arbitrase Simultan/ Pdt Hj. Iriani Siregar, SH, MH 2
Hukum HAKI Simultan/ Pdt Azhari AR, SH.M.Hum 2
Perb.Hukum Pidana Simultan/ Pid Zulkifli AR, SH.M.Hum 2
Kedokteran Forensik Simultan/ Pid Prof.dr. Yoesoef Simbolon, SpKj 2
Hukum Penitensier  Simultan/ Pid Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Hukum Lingkungan V Anaitullah, SH.M.Hum 3
Met.Pen.Karya Ilmiah V Saiful Anwar, SH.M.Hum 2
Hukum Pemda & Adm.Daerah V H.M. Zen Halim, SH 2
Ilmu Perundang-Undangan V Saiful Anwar, SH.M.Hum 2
HAN Dalam Yurisprudensi V H.M. Zen Halim, SH 2
Hukum Dagang Lanjut V Hj. Masnun, SH.M.H 2
Hukum Adat Dalam Perkembangan V Ahmad Jamal Sebayang, SH.M.Hum 2
Hk.Organisasi & Perjanjian Internasional V Azhari AR, SH.M.Hum 2
Muamalah & Munakahat V Drs. Mustamam, M.Ag 2
Tindak Pidana Khusus VII Asin Bikri SH.M.Hum 2
Hukum Perbankan VII Prof. dr. Tan Kamello, SH,MS 2
Hukum Keluarga & Waris VII Ahmad Jamal Sebayang, SH.M.Hum 2
Ilmu Politik & Politik Hukum VII Saiful Anwar, SH.M.Hum 2
Kriminologi VII Asliani, SH.M.H. 2
Filsafat Hukum Islam VII Drs. Mustamam, M.Ag 2
Legal Drafting VII H.M Yunus Rasyid, SH.M.Hum 1
Pendidikan Agama Islam  I Drs. H. Hamdan Nasution, MA 2
Ilmu Al Qur an I Drs. H. Hamdan Nasution, MA 2
Bahasa Inggris  I Anaitullah, SH.M.Hum 2
Bahasa Indonesia  I Dra. Liesna Andriani, M.Pd 2
Ilmu Budaya Dasar I Anaitullah, SH.M.Hum 2
Pengantar Ilmu Hukum I Prof. DR.Tan Kamelo, SH.MS 4
Ilmu Negara I DR. Marzuki, SH.M.Hum 3
Pendidikan Pancasila II Anaitullah, SH.M.Hum 2
Pendidikan Kewarganegaraan II H.M. Zen Halim, SH 2
Pendidikan Agama Islam Lanjut II Drs.H. Hamdan Nasution, MA 2
Ilmu Sosial Dasar II Anaitullah, SH.M.Hum 2
Filsafat Ilmu II Anaitullah, SH.M.Hum 2
Pengantar Hukum Indonesia II DR. Marzuki, SH.M.Hum 4
Hukum Islam II Drs. Mustamam, M.Ag 2
Dasar-dasar Manajemen II Syafrida, SE.M.Si 2
Sosiologi Hukum II Anaitullah, SH.M.Hum 2
Hukum Perdata  III Prof. DR. Fathul Djannah, SH, MS. 4
Hukum Tata Negara III H.M. Yunus Rasyid, SH.M.Hum 4
Hukum Pidana III Asin Bikri, SH.M.Hum 4
Hukum Internasional III Anaitullah, SH.M.Hum 4
Hukum Administrasi Negara III Jauhari Ginting, SH.MH 4
Hukum Adat IV Ahmad Jamal Sebayang, SH.M.Hum 2
Hukum Dagang IV Hj. Masnun, SH.MH 4
Hukum Agraria IV Anaitullah, SH.M.Hum 3
Metode Penelitian Hukum IV Prof. Dr. Fathul Jannah, SH 3
Hukum Pajak IV Jauhari Ginting, SH.MH 2
Hukum Tata Negara Lanjut IV H.M. Yunus Rasyid, SH.M.Hum 2
Hukum Pidana Lanjut IV Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Hukum Perikatan IV Hj. Iriani Siregar, SH, MH 2
Ilmu Perundang-undangan  V H.M. Yunus Rasyid, SH.M.Hum 2
Hukum Lingkungan V Anaitullah, SH.M.Hum 3
Metode Penulisan Karya Ilmiah V Saiful Anwar, SH.M.Hum 2
Muamalah dan Munakahat V Drs. Mustamam, M.Ag 2
Hk.Adm.Negara Dalam Yurisprudensi V H.M. Zen Halim, SH 2
Hukum Dagang Lanjut V Hj. Masnun, SH. MH. 2
Hk.Organisasi & Perjanjian Internasional V Azhari AR, SH.M.Hum 2
Hukum Adat Dalam Perkembangan V Ahmad Jamal Sebayang, SH.M.Hum 2
Hk.Pem.Daerah dan Adm.Daerah V H.M. Zen Halim, SH 2
Hukum Acara Pidana VI Asin Bikri, SH.M.Hum 4
Hukum Acara Perdata VI Zulkifli AR, SH.M.Hum 4
Hukum Acara Peradilan TUN VI DR. Marzuki, SH.M.Hum 2
Hukum Waris Islam VI Dr.H. Ramlan Yusuf Rkt.MA 2
Prinsip – prinsip Pemerintahan Dalam Islam VI Drs. Mustamam, M.Ag 2
Hk.Perburuhan dan Ketenagakerjaan VI Saiful Anwar, SH.M.Hum 2
Delik-delik Tertentu Dalam KUHP VI H.M. Zen Halim, SH 2
Hukum Acara Peradilan Agama VI Dr.H. Ramlan Yusuf Rkt.MA 2
Praktek Hukum Acara Perdata Simultan Zulkifli AR, SH.M.Hum 1
Praktek Hukum Acara Pidana Simultan Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Praktek Peradilan Agama Simultan Dr.H. Ramlan Yusuf Rkt.MA 1
Legal Drafting VII.Umum H.M. Yunus Rasyid, SH.M.Hum 1
Praktek Kerja Lapangan Simultan Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Filsafat Hukum Islam VII.Umum Dr.H. Ramlan Yusuf Rkt.MA 2
Tindak Pidana Khusus VII.Umum Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Hukum Perbankan VII.Umum Hj. Iriani Siregar, SH, MH 2
Hukum Keluarga dan Waris VII.Umum Ahmad Jamal Sebayang, SH.M.Hum 2
Ilmu Politik dan Politik Hukum VII.Umum Saiful Anwar, SH.M.Hum 2
Kriminologi VII.Umum Asliani, SH.M.H. 2
Filsafat Hukum Simultan Prof. Dr.Tan Kamelo,SH, MS 2
Etika Profesi Simultan Jauhari Ginting, SH.MH 2
Penulisan Hukum VIII.Umum 4
Advokasi Simultan Zulkifli AR, SH.M.Hum 2
Hukum Pasar Modal  VII.Perdata Hj. Iriani Siregar, SH, MH 2
Hukum Hak Milik Intelektual  VII.Perdata Azhari AR, SH.M.Hum 2
Hukum Arbitrase VII.Perdata Azhari AR, SH.M.Hum 2
Hukum Penitensier  VII.Pidana Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Perbandingan Hukum Pidana VII.Pidana Asliani, SH.MH 2
Kedokteran Forensik VII.Pidana Prof.dr..H.M. Joesoef Simbolon, Spkj(K) 2
Hukum Perizinan VII.HTN H.M. Zen Halim, SH 2
Hukum Konstitusi VII.HTN H.M. Yunus Rasyid, SH.M.Hum 2
Hukum Keimigrasian  VII.HTN Jauhari Ginting, SH.MH 2
Praktek Kerja Lapangan Simultan Asin Bikri, SH.M.Hum 2
Praktek Kerja Lapangan Simultan Azhari AR, SH.M.Hum 2

KODE ETIK MAHASISWA UISU

Posted by on Mar 11, 2013 in Berita FH | 0 comments

KODE ETIK MAHASISWA
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

 

 

 

 

 

UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
M E D A N
2012

 

 

SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

Nomor : 64 Tahun 2012

TENTANG :

KODE ETIK MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

Menimbang :             

  1. Bahwa Universitas Islam Sumatera Utara disingkat UISU adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan profesi dan/atau pendidikan vokasi dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni;

 

  1. Bahwa untuk terwujudnya visi (wijhah) dan misi (khiththah) Univer Islam Sumatera Utara, diperlukan kebijakan akademik dengan memperhatikan kondisi di lingkungan kampus yang ber-etika serta mengutamakan prinsip keterbukaan, kebersamaan secara profesional:

 

  1. Bahwa Kode Etik Mahasiswa merupakan pedoman bagi Mahasiswa dilingkungan Universitas Islam Sumatera Utara dalam melaksanakan tugas dan aktfitasnya sehari-hari;

 

  1. Bahwa pentingnya ketentuan mengenai Kode Etik Mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara agar terlaksananya proses belajar mengajar yang kondusif dalam tatanan pergaulan mahasiswa yang berakhlak mulia dan islami;
  2. Bahwa untuk keperluan di atas perlu ditetapkan kode etik mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara dalam Keputusan Rektor.

Mengingat :

  1. Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

 

  1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat;
  2. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) DIKTI 2012;
  3. Statuta Universitas Islam Sumatera Utara tahun 2003;
  4.  Surat Keputusan Pengurus Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara No. 03 Tahun 2011 Tentang Pengangkatan Dr. Ir. Mhd. Asaad, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Sumatera Utara Masa Bakti 2011-2015.

Memperhatikan :

  1. Visi (Wijhah), Misi (Khiththah), dan Tujuan Universitas Islam Sumatera Utara;
  2. Hasil rapat Pimpinan Universitas Islam Sumatera Utara pada tanggal 10 Agustaus 2012.

M E M U T U S K A N :

Menetapkan :  

  1. Kode Etik Mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara;
  2. Kode Etik Mahasiswa sebagaimana yang dimaksud dalam Diktum Pertama diberlakukan bagi semua mahasiswa di Universitas Islam Sumatera Utara;

 

  1. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan jika dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan dirubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya.

 

Ditetapkan di       : Medan

Pada Tanggal     : 15 Agustus 2012

Rektor,

 

 

Dr. Ir. Mhd. Asaad, M.Si

Tembusan :

  1. Pengurus Yayasan UISU
  2. Dekan se UISU
  3. LPM UISU
  4. LPPM UISU
  5. LEPPA
  6. Arsip

KODE ETIK MAHASISWA UISU

BAB I

 KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam ketentuan Umum ini yang dimaksud dengan:

  1. Perguruan Tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi;
  2. Universitas Islam Sumatera Utara disingkat UISU adalah perguran tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan profesi dan/atau pendidikan vokasi dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni;

 

  1. Kampus adalah lokasi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)Medan;
  2. Mahasiswa adalah mahasiswa yang terdaftar di Universitas Islam Sumatera Utara UISU)Medanbaik yang dinyatakan aktif, non aktif maupun cuti akademik;
  3. Rektor adalah penanggung-jawab utama Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)Medan;
  4. Dekan adalah penanggung-jawab utama Fakultas;
  5. Pimpinan Universitas adalah perangkat pengambil keputusan tertinggi pada Universitas yang terdiri dari Rektor dengan para pembantu Rektor;
  6. Pimpinan Fakultas adalah perangkat pengambil keputusan tertinggi pada Fakultas yang terdiri dari Dekan dengan para Pembantu  Dekan;
  7. Pimpinan Jurusan/Program Studi adalah perangkat pengambil keputusan tertinggi pada program studi yang terdiri dari Ketua Jurusan/Program Studi dengan Sekretaris Jurusan/Program Studi;

10. Civitas Akademika Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)Medanadalah satuan yang terdiri atas tenaga akademik, karyawan dan mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)Medan;

11. Kode Etik Mahasiswa adalah seperangkat kaidah/aturan perilaku sebagai pedoman yang harus dipatuhi dalam mengemban tugas sebagai mahasiswa UISU;

12. Kebebasan akademik adalah kebebasan yang dimiliki oleh sivitas akademika UISU secara bertanggung jawab dan mandiri melaksanakan kegiatan-kegiatan akademik yang terkait dengan catur dharma;

 

13. Larangan adalah ketentuan-ketentuan yang tidak boleh dilanggar oleh mahasiswa UISU dan apabila di langgar akan dikenakan sanksi;

14. Sanksi adalah tindakan yang bersifat akademik dan atau administrative yang dijatuhkan kepada mahasiswa UISU yang melakukan pelanggaran dan atau kejahatan yang dilakukan didalam maupun diluar kampus;

15. Pelanggaran adalah perbuatan mahasiswa UISU baik dilakukan sendiri-sendiri ataupun bersama sama didalam maupun diluar kampus yang oleh ketentuan ini maupun peraturan-peraturan lain yang berlaku di lingkungan UISU dinyatakan sebagai pelanggaran;

16. Lembaga kemahasiswaan adalah lembaga kemahasiswaan intra kampus yang berada di lingkungan UISU;

17. Tindak Pidana adalah mencakup pengertian membantu atau mencoba melakukan tindak pidana kecuali jika ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan.

 

BAB II

HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA

Pasal 2

Hak Mahasiswa

Setiap mahasiswa mempunyai hak:

  1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji ilmu sesuai dengan norma dan susila yang berlaku didalam lingkungan akademik;
  2. Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan dibidang akademik sesuai dengan minat, bakat, kegemaran dan kemampuan;
  3. Memanfaatkan fasilitas UISU dalam rangka kelancaran proses belajar;
  4. Mendapat bimbingan dari dosen yang bertanggung jawab atas program studi yang diikuti dalam penyelesaian studinya;
  5. Memperoleh layanan informasi yang berkaitan dengan program studi yang diikuti serta hasil belajarnya;
  6. Menyelesaikan studi lebih awal dari jadwal yang ditetapkan sesuai dengan persyaratan yang berlaku;
  7. Memanfaatkan sumber daya UISU melalui perwakilan/organisasi kemahasiswaan untuk mengurus dan mengatur kesejahteraan minat dan tata kehidupan bermasyarakat;
  8. Pindah ke perguruan tinggi lain atau program studi, apabila memenuhi persyaratan penerimaan mahasiswa pada perguruan tinggi atau program studi yang hendak dimasuki, dan apabila daya tampung perguruan tinggi atau program studi yang bersangkutan memungkinkan;
  9. Ikut serta dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan UISU;

10. Memperoleh layanan khusus bagi penyandang cacat.

 

Pasal 3

Kewajiban Mahasiswa

Setiap mahasiswa berkewajiban untuk:

  1. Mematuhi semua peraturan/ketentuan yang berlaku di UISU;
  2. Memelihara ajaran islam dan norma-norma kesopanan, kesusilaan dalam hubungan dan pergaulan sesam mahasiswa;
  3. Mengenakan pakaian yang memenuhi tuntutan ajaran islam dan norma-norma kesopanan dan kesusilaan;
  4. Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan keamanan UISU;
  5. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan kecuali bagi mahasiswa yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan ketentuan  yang berlaku;
  6. Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian;
  7. Menjaga kewibawaan dan nama baik UISU;
  8. Menjunjung tinggi akhlak mulia sesuai dengan visi, misi dan tujuan UISU.

 

BAB III

 LARANGAN UMUM

Pasal 4

Setiap Mahasiswa UISU dilarang:

  1. Menghalang-halangi berlangsungnya kegiatan kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler di lingkungan kampus;
  2. Menghalang-halangi staf administrasi, dosen, pimpinan UISU, atau petugas pemerintah yang sah lainnya untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya di lingkungan kampus UISU;
  3. Mencampuri urusan administratif pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat, keuangan serta kegiatan lainnya tanpa persetujuan tertulis dari pimpinan UISU;
  4. Melakukan kegiatan yang mengatas-namakan atau menggunakan nama UISU tanpa seizin Rektor UISU;
  5. Memiliki, mengambil, menjual, menyewakan, meminjamkan, menggandakan fasilitas milik UISU atau milik lembaga kemahasiswaan UISU secara tidak sah;
  6. Mencuri, merusak atau mengubah menjadi tidak baik atau tidak berfungsi fasilitas yang ada dilingkungan UISU ataupun diluar UISU;
  7. Secara langsung atau melalui orang lain memaksa, mengancam atau menteror pejabat, dosen, karyawan atau sesama mahasiswa untuk tujuan tertentu;
  8. Menghasut atau membantu orang lain untuk ikut dalam suatu kegiatan yang mengganggu atau merusak fungsi dan tugas UISU;
  9. Membawa, menyimpan atau menggunakan suatu benda atau barang yang dapat membahayakan diri dan atau orang lain;
  10. Menolak atau tidak bersedia melaporkan atau mempertanggung jawabkan keuangan dan kegiatan kemahasiswaan menurut peraturan yang berlaku;
  11. Menghina, melecehkan, memfitnah, mencemarkan nama baik atau melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap pimpinan, dosen dan sivitas akademika UISU;
  12. Melakukan tindakan didalam maupun diluar kampus yang menurut ketentuan KUHP digolongkan sebagai tindak pidana;
  13. Melakukan perbuatan yang  melanggar norma-norma kesusilaan, dan ajaran agama Islam didalam wilayah kampus, dan atau diluar kampus yang mencemarkan nama baik UISU.

 

BAB IV

PEMALSUAN

Pasal 5

(1)     Dengan sengaja melakukan atau membuat secara tidak benar, memalsukan tanda tangan, stempel, dansuratdari pejabat, dosen atau karyawan dilingkungan UISU, yang berlaku untuk kepentingan pribadi dan atau orang lain, yang dapat merugikan UISU dikenakan sanksi skorsing akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(2)     Dengan sengaja secara langsung atau tidak langsung melakukan penjiplakan (plagiat) karya ilmiah atau bukti-bukti lain untuk kepentingan pribadi dan atau orang lain dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(3)     Pengulangan terhadap tindakan yang ditentukan ayat (1) dan ayat (2) diatas dikenakan sanksi maksimal diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

Pasal 6

(1)     Dengan sengaja tanpa seijin pihak yang berwenang dan atau bekerjasama dengan orang lain merubah atau mengganti mata kuliah miliknya dikenakan sanksi pembatalan seluruh mata kuliah tersebut dan atau skorsing kegiatan akademik 1 (satu) smt;

(2)     Dengan sengaja tanpa hak dan seizin pihak yang berwenang dan atau bekerjasama dengan orang lain mengganti mata kuliah milik orang lain dikenakan skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(3)     Pengulangan terhadap tindakan yang ditentukan ayat (1) dan ayat (2) diatas dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

Pasal 7

(1)     Dengan sengaja melakukan atau menyuruh atau bekerja dengan orang lain merubah atau mengganti nilai dalam komputer atau transkrip nilai atau bukti catatan nilai sehingga berbeda dengan aslinya dikenakan skorsing 2 (dua) semester atau sanksi pembatalan seluruh nilai mata kuliah yang dipalsukan dan atau setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(2)     Pengulangan tindakan yang ditentukan oleh ayat (1) diatas dikenakan sanksi diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

Pasal 8

(1)     Dengan sengaja meminta atau menyuruh orang lain mengganti kedudukannya sebagai peserta ujian dengan memalsukan seluruh atau sebagian dari bukti-bukti sebagai peserta ujian dikenakan sanksi pembatalan hasil ujian dan atau sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(2)     Dengan sengaja bertindak selaku pengganti (joki) dalam ujian dari seseorang mahasiswa atau calon mahasiswa dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(3)     Mahasiswa UISU yang melakukan pengulangan perbuatan seperti ditentukan ayat (1) dan ayat (2) di atas dikenakan sanksi diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

 

 

BAB V

PENCURIAN DAN PENGRUSAKAN

Pasal 9

(1)     Setiap mahasiswa UISU yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam pencurian, merampas dan merampok harta benda milik UISU atau milik orang lain di lingkungan UISU dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(2)     Setiap mahasiswa UISU yang terlibat langsung atau tidak langsung merampas, mencuri atau merampok harta benda milik orang lain atau lembaga lain di luar UISU dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(3)     Setiap mahasiswa UISU yang terlibat langsung atau tidak langsung merusak atau menghancurkan harta benda atau fasilitas milik UISU, milik orang lain atau milik lembaga lain, di dalam kampus maupun di luar kampus sehingga harta benda atau fasilitas itu menjadi jelek, berubah, tidak berfungsi atau tidak bisa dipakai lagi dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(4)     Pengulangan tindakan yang ditentukan di dalam ayat (1) dan ayat (2) diatas dikenakan sanksi diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

 

BAB VI

 PEMERASAN, PENGANCAMAN, PENGANIAYAAN DAN PERKELAHIAN

Pasal 10

(1)     Setiap mahasiswa UISU yang langsung atau tidak langsung memeras dan atau mengancam sesama mahasiswa atau orang lain dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 1 (satu) semester;

(2)     Setiap mahasiswa UISU yang langsung maupun tidak langsung memeras dan atau mengancam pejabat, dosen dan atau karyawan di lingkungan UISU dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(3)     Pengulangan tindakan seperti disebutkan di dalam ayat (1) dan ayat (2) diatas dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

Pasal 11

(1)     Setiap mahasiswa UISU yang menganiaya sesama mahasiswa atau orang lain dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(2)     Setiap mahasiswa UISU yang menganiaya pejabat, dosen, karyawan dan atau orang lain di lingkungan UISU dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 2 (dua) semester atau setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(3)     Pengulangan tindakan seperti disebutkan dalam ayat (1) dan ayat (2) atau tindakan tersebut menyebabkan cacat atau mati dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

Pasal 12

(1)     Setiap mahasiswa yang terlibat perkelahian di lingkungan dan atau di luar UISU dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 1 (satu) semester;

(2)     Pengulangan tindakan yang dilakukan pada ayat (1) dikenakan sanksi struktur diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(3)     Apabila tindakan yang ditentukan dalam ayat (1) dan ayat (2) pasal ini berakibat cacat atau mati dikenakan sanksi setinggi-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

 

BAB VII

MINUMAN KERAS, NARKOTIKA DAN OBAT-OBAT TERLARANG

Pasal 13

(1)     Setiap mahasiswa yang mengkonsumsi minuman keras, membagi-bagikan atau memperdagangkan dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 1 (satu) semester;

(2)     Setiap mahasiswa, langsung atau tidak langsung menyalahgunakan, memiliki, membawa, menyimpan, memperdagangkan, menyebarkan narkotika dikenakan sanksi skorsing akademik maksimal diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(3)     Setiap mahasiswa, langsung atau tidak langsung menyalahgunakan, memiliki, membawa, menyimpan, memperdagangkan, menyebarkan segala jenis obat terlarang dikenakan sanksi maksimal diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(4)     Pengulangan tindakan seperti disebutkan dalam ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) diatas dikenakan sanksi diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

 

 

 

 

BAB VIII

TINDAK ASUSILA, PERJUDIAN, PENGHINAAN

DAN PENCEMARAN NAMA BAIK

Pasal 14

(1)     Setiap mahasiswa yang mengucapkan kata-kata tidak senonoh atau berbuat sesuatu terhadap lawan jenis atau sejenis di suatu tempat atau ruangan yang patut disadarinya atau diketahuinya bahwa perbuatan itu bertentangan dengan nilai­-nilai kepatutan, peraturan dan ajaran Agama Islam dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 1 (satu) semester;

(2)     Setiap mahasiswa yang terbukti melakukan hubungan seksual (perzinaan) dikenakan sanksi maksimal diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(3)     Setiap mahasiswa yang langsung atau tidak langsung terlibat perkosaan dikenakan sanksi maksimal diberhentikan sebagai mahasiswa UISU;

(4)     Setiap mahasiswa yang menjual, menyebarkan, mempertontonkan gambar yang bersifat pornografi dan porno aksi dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 2 (dua) semester;

(5)     Setiap mahasiswa yang mengadakan, mengikuti atau berperan serta dalam kegiatan perjudian dalam bentuk apapun dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(6)     Pengulangan tindakan seperti disebutkan dalam ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) dan ayat (5) diatas dikenakan sanksi diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

Pasal 15

(1)     Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik sesama mahasiswa dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik 1 (satu) semester;

(2)     Setiap mahasiswa yang menghina dan atau mencemarkan nama baik pejabat, dosen, karyawan dan atau orang lain dikenakan sanksi skorsing kegiatan akademik selama-lamanya 2 (dua) semester;

(3)     Pengulangan terhadap tindakan seperti disebutkan dalam ayat (1) dan ayat (2) diatas dikenakan sanksi setinggi­-tingginya diberhentikan sebagai mahasiswa UISU.

 

 

 

 

BAB IX

PENYALAHGUNAAN KEUANGAN

Pasal 16

Mahasiswa yang tidak mempertanggungjawabkan aktivitasnya atau terlibat langsung atau tidak langsung dengan penyalahgunaan keuangan Lembaga Kemahasiswaan atau yang bersumber dari UISU atau sumber lain dikenakan sanksi denda administrasi dan atau skorsing akademik dan atau penundaan kelulusan.

 

BAB X

PELAPORAN

Pasal 17

Setiap warga kampus yang mengalami dan atau melihat dan atau mendengar sendiri tentang tindakan pelanggaran dan atau kejahatan di lingkungan kampus UISU harus melaporkan kepada pimpinan Fakultas atau pimpinan Universitas.

 

BAB XI

PROSEDUR PEMERIKSAAN

Pasal 18

(1)     Pencarian fakta, pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tentang adanya kejahatan dan atau pelanggaran oleh mahasiswa dilakukan oleh Dekanat;

(2)     Untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuatan BAP, Dekanat berhak memanggil atau menghadirkan mahasiswa atau saksi melaluisurattercatat sebanyak-banyaknya dua kali;

(3)     Pemanggilan mahasiswa diperlukan selain untuk memberikan keterangan juga pembelaan diri;

(4)     Apabila mahasiswa tidak hadir dalam pemeriksan walaupun sudah dipanggil secara patut maka pemeriksaan dapat terus dilanjutkan dan hak tersangka untuk membela diri gugur;

(5)     Hasil pemeriksaan yang tersusun dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) diajukan kepada Pimpinan Fakultas atau Pimpinan Universitas sesuai kewenangan penetapan sanksi.

 

 

BAB XII

PEMBELAAN MAHASISWA

Pasal 19

(1)     Mahasiswa yang menjadi berhak mengajukan pembelaan kepada Dekanat atau Pinmpinan Universitas;

(2)     Pembelaan sebagaimana dimaksud ayat (1) di atas harus diajukan sendiri dan tidak boleh diwakilkan atau dikuasakan kepada orang lain;

(3)     Sebelum mahasiswa mengajukan pembelaan kepadanya diberi kesempatan untuk berkonsultasi dengan lembaga kemahasiswaan dan lembaga hukum dalam batas waktu yang ditetapkan sebelum masa pembelaan berakhir;

(4)     Apabila setelah dipanggil dengansuratresmi maksimal 2 (dua) kali dan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal pengirimansuratpanggilan terakhir tidak hadir dan tidak mengajukan pembelaan, maka hak pembelaannya dinyatakan gugur dan pemeriksaan dapat dilanjutkan;

(5)     Bagi mahasiswa UISU yang karena tindakannya berada dalam tahanan Kepolisian atau Kejaksaan, Pimpinan Fakultas cukup mengecek kebenaran penahanan, dan sangkaan atasnya, dan mahasiswa bersangkutan kehilangan hak seperti diatur dalam pasal ini.

 

BAB XIII

 S A N K S I

Pasal 20

(1)     Jenis-jenis sanksi yang dapat dijatuhkan adalah:

  1. Peringatan
  2. Pembatalan atau pengurangan mata kuliah
  3. Denda administratif
  4. Skorsing kegiatan akademik
  5. Penundaan kelulusan
  6. Diberhentikan sebagai mahasiswa UISU

(2)     Pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah :

  1. Pimpinan Fakultas
  2. Pimpinan Universitas

(3)     Dasar penjatuhan sanksi oleh Pimpinan Fakultas atau Pimpinan Universitas adalah Berita Acara Pemeriksaan (BAP);

(4)     Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan dan menjadi kewenangan Pimpinan Fakultas dan atau Pimpinan unuversitas disesuaikan dengan pelanggaran Kode Etik;

(5)     Sanksi yang dijatuhkan pihak berwenang dituangkan dalam Keputusan Pimpinan dan atau Pimpinan Universitas secara tertulis;

(6)     Bagi mahasiswa yang telah dijatuhi hukuman pelanggaran Kode Etik tetap dibebani kewajiban  membayar uang kuliah.

 

BAB XIX

P E N U T U P

Pasal 21

  1. Hal-hal  lain yang belum diatur dalam Kode Etik Mahasiswa ini akan diatur dengan Keputusan tersendiri;
  2. Kode Etik Mahasiswa ini dibuat untuk dapat dilaksanakan oleh semua mahasiswa Uiversitas Islam Sumatera Utara;
  3. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

 

 

   Ditetapkan di  : Medan

Pada Tanggal  : 15 Agustus 2012

 

Rektor,

 

 

                                                                         Dr. Ir. Mhd. Asaad, M.Si

 

KODE ETIK DOSEN UISU

Posted by on Mar 11, 2013 in Berita FH | 0 comments

KODE ETIK DOSEN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA (UISU)

MUKADDIMAH

Universitas Islam Sumatera Utara disingkat UISU adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan profesi dan/atau pendidikan vokasi dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni, yang mempunyai Visi (Wijhah) menjadi perguruan tinggi yang Islami, handal, teruji dan bermartabat mulia, dicintai oleh masyarakat dan diridhoi Allah Swt.

 

Bahwa dalam rangka mewujudkan visi (Wijhah) sebagaimana disebutkan di atas perlu dilakukan kegiatan akademik secara terprogram dan terencana. Dalam pelaksanaan kegiatan akademik di UISU, Dosen merupakan ujung tombak dengan fungsi sebagai pendidik profesional dan ilmuwan, dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni.

 

Untuk menunjang tugas dan fungsi dosen di UISU agar dapat terselenggara dengan baik, maka perlu dibuat suatu ketentuan atas dasar nilai-nilai atau norma-norma sebagai suatu acuan yang mengikat dalam menjalankan tugas dan fungsinya, yang disebut dengan Kode Etik Dosen Universitas Islam Sumatera Utara.

Kode Etik adalah pedoman tertulis yang berisi norma-norma etik yang dijadikan sebagai pedoman berpikir, bersikap dan bertindak bagi dosen UISU dalam aktivitas-aktivitasnya yang menuntut tanggung jawab profesi dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, berorganisasi dan dalam berintegrasi di lingkungan UISU untuk melaksanakan Catur Darma UISU.

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Kode Etik Dosen Universitas Islam Sumatera Utara ini yang dimaksud dengan:

  1. Universitas Islam Sumatera Utara disingkat UISU adalah perguran tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan profesi dan/atau pendidikan vokasi dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni;
  2. Catur Dharma UISU adalah 4 (empat) Dharma UISU yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan dakwah Islamiyah;
  3. Rektor adalah penanggungjawab utama dan pengambil keputusan tertinggi di UISU;
  4. Dekan adalah pimpinan fakultas yang merupakan pimpinan dalam melaksanakan tugas dan fungsi fakultas;
  5. Etika merupakan filsafat praktis, artinya, filsafat yang ingin memberikan penyuluhan kepada tingkah laku manusia dengan memperhatikan apa yang harus dilakukan, mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, lurus, bengkok dan tanggung jawab;
  6. Moralitas adalah suatu sistem yang membatasi tingkah laku. Tujuan pokok dari pembatasan ini adalah melindungi hak azazi orang lain;
  7. Etika Akademik adalah norma atau nilai-nilai akademik, pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan dakwah islamiyah;
  8. Kode Etik adalah pedoman tertulis yang berisi norma norma etik yang memuat hak dan kewajiban yang bersumber pada nilai nilai etik yang dijadikan sebagai pedoman berpikir, bersikap dan bertindak bagi dosen UISU dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut tanggung jawab propesi dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, berorganisasi dan dalam berintegrasi di lingkungan UISU untuk melaksanakan Catur Darma UISU;
  9. Perilaku moral diartikan sebagai perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai dasar yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Nilai-nilai dasar moral itu antara lain kebenaran, kejujuran, dan berpegang kepada kekuatan argumentasi dalam menilai kebenaran;
  10. Kebebasan akademik adalah kebebasan yang dimiliki oleh sivitas akademika UISU secara bertanggung jawab dan mandiri melaksanakan kegiatan-kegiatan akademik yang terkait dengan Catur Darma;
  11.   Kebebasan Mimbar akademik adalah bagian dari kebebasan akademik yang memungkinkan dosen menyampaikan pikiran dan pendapat sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan;
  12. Sivitas akademika adalah masyarakat universitas yang terdiri atas dosen dan mahasiswa di lingkungan UISU;
  13. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan pada perguruan tinggi dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui Catur Darma;
  14. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di UISU;
  15. Peneliti adalah seorang atau sekelompok orang yang mengadakan penelitian;
  16. Penelitian adalah sebagai usaha untuk memperoleh fakta atau perinsip dan menguji kebenaran dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data yang dilaksanakan dengan teliti, jelas, sistematik, dan dapat dipertanggung jawabkan;
  17. Plagiat adalah tindakan mengumumkan atau memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan atau gagasan orang lain dengan cara mempublikasikan dan mengaku sebagai ciptaan sendiri.

BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN

Pasal 2

Penyusunan Pelaksanaan Kode Etik Dosen dimaksudkan  sebagai pedoman berpikir, bersikap dan bertindak bagi dosen UISU dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut tanggung jawab profesi dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, berorganisasi dan berintegrasi di lingkungan UISU untuk melaksanakan Catur Darma UISU.

 

 

Pasal 3

Penyusunan dan pelaksanaan Kode Etik Dosen UISU bertujuan untuk:

  1. Membentuk Dosen UISU yang berakhlak mulia, bertaqwa,  berilmu, berbudi luhur, teruji, disiplin, dan dicintai oleh masyarakat dan diridhoi Allah Swt;
  2. Menciptakan suasana akademik (academic atmosphere) yang kondusif untuk memperlancar pencapaian visi (wijhah), misi (khiththah) dan tujuan UISU;
  3. Meningkatkan profesionalisme dosen UISU;
  4. Meningkatkan kepuasan mahasiswa, berinteraksi antara dosen dan mahasiswa, antara sesama mahasiswa, antara sesama dosen untuk mengoptimalkan proses pembelajaran dan tenaga pendukung lainnya, serta pemangku kepentingan (stakeholder) UISU;
  5. Mengangkat harkat dan martabat dosen UISU.
  6. Meningkatkan kompetensi lulusan UISU.

 

 

BAB III

ETIKA DOSEN

 

Pasal 4

 

Etika Dosen Terhadap Diri Sendiri

 

  1. Setiap Dosen wajib mengembangkan perilaku etika yang mengacu kepada sikap dasar sebagai berikut :
    1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi nilai-nilai Islami;
    2. Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Negara Indonesia Tahun 1945;
    3. Mentaati semua peraturan dan perundangan yang berlaku dalam melaksanakan tugas;
    4. Menjaga informasi Universitas Islam Sumatera Utara yang bersifat rahasia;
    5. Menjalin kerjasama dengan unit kerja lain yang terkait di dalam maupun di luar UISU dalam rangka pencapaian visi, misi, dan tujuan UISU;
    6. Mengembangkan pemikiran secara kreatif dan inovatif dalam rangka peningkatan kinerja organisasi;
    7. Menghindarkan diri dari penyalahgunaan institusi UISU untuk kepentingan pribadi;
    8. Mewujudkan pola hidup yang serasi, selaras dan harmonis dengan masyarakat;
    9. Menjaga dan meningkatkan nama baik UISU;
    10. Memiliki moralitas yang tinggi dan ketaatan terhadap hukum yang berlaku;
    11. Menghormati hak asasi manusia;
    12. Menghormati sesama warga UISU tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras dan status sosial;

m. Menjaga sikap saling menghormati antara teman sejawat baik secara vertikal maupun horizontal dalam suatu unit kerja, instansi, maupun antar instansi;

  1. Menegakkan disiplin dan kejujuran dalam melaksanakan tugas;
  2. Memiliki jiwa kemandirian dan kemampuan untuk meningkatkan kualitas secara terus menerus;
  3. Menjaga hubungan baik antar sesama dosen, staf administrasi, mahasiswa dan pimpinan di USU;
  4. Bersikap objektif dalam memberikan penilaian dan menentukan kelulusan mahasiswa serta tidak bersikap diskriminatif;
  5. Tidak memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan pribadi, kelompok atau golongan;
  6. Memberikan pendidikan dan pengajaran dengan empati, santun, tanpa pamrih dan tanpa adanya unsur pemaksaan;
  7. Memberikan tauladan dalam pergaulan di dalam dan diluar kampus;
  8. Memiliki sikap kooperatif dan komit dalam mewujudkan visi (wijhah), misi (khiththah) dan tujuan UISU;
  9. Berkewajiban menyajikan standar kemampuan, kejujuran dan keteladanan yang tinggi dalam melaksanakan Catur Darma UISU;

w. Senantiasa menjaga kelestarian keutuhan keluarga, keharmonisan dan kesejahteraan keluarga, serta reputasi sosialnya di masyarakat.

 

  1. Dosen wajib menjunjung tinggi kebebasan akademik, yaitu kebebasan yang dimiliki seorang dosen untuk melaksanakan kegiatan akademik melalui kajian, penelitian, pembahasan atau penyebarluasan ilmu kepada mahasiswa, sesama dosen dan masyarakat yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan/atau olahraga secara mandiri dan bertanggung jawab.

 

  1. Dosen wajib menjunjung tinggi dan menghargai kebebasan mimbar akademik, yaitu sebagai bagian dari kebebasan akademik yang memungkinkan dosen menyampaikan pikiran dan pendapat akademik pada forum akademik dalam bentuk ceramah, seminar dan kegiatan ilmiah lainnya sesuai dengan norma, nilai dan kaidah keilmuan, serta dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

  1. Dosen wajib menjunjung tinggi otonomi keilmuan, yaitu merupakan kemandirian dan kebebasan suatu cabang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan/atau olahraga yang melekat pada kekhasan atau keunikan cabang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan/atau olahraga dalam mengungkap, menemukan, dan/atau mempertahankan kebenaran menurut paradigma keilmuannya untuk menjamin pertumbuhan ilmu secara berkelanjutan.

 

  1. Dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuan, dalam berkomunikasi baik secara lisan  maupun tulisan diwajibkan menggunakan bahasa yang sopan dan santun, tidak emosional, berpikir jernih dan positif, serta tidak mudah menyinggung perasaan orang lain.

 

 

 

 

Pasal 5

Etika Dosen Pada UISU

 

  1. Dosen wajib menjunjung tinggi  Visi (Wijhah), Misi (Khiththah) dan Tujuan UISU
  2. Seorang dosen wajib menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan, serta melaksanakan Catur Darma UISU.

 

 

Pasal 6

Etika Dosen Pada Bidang Pendidikan dan Pengajaran

 

Dosen sebagai pendidik professional dan ilmuan wajib menjunjung tinggi hak mengajar yang diberikan kepadanya dengan semangat profesionalisme yang diwujudkan dalam bentuk perilaku dan keteladanan, yaitu:

  1. Melaksanakan pengajaran dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin dan arif serta menguasai bidang ilmunya;
  2. Melaksanakan proses belajar mengajar (tatap muka) dengan baik, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan tidak dibenarkan memanipulasi kehadiran mengajar;
  3. Menetapan nilai dan kelulusan mahasiswa secara objektif, transparan, dan akuntabel;
  4. Mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku di UISU;
  5. Menjauhi dan menghindari hal-hal yang mengarah pada kemungkinan terjadinya pertentangan kepentingan pribadi dalam proses belajar mengajar;
  6. Menjauhi dan menghindarkan diri dari hal-hal atau perbuatan yang dapat merendahkan derajat dan martabat dosen sebagai profesi pendidik yang terhormat;
  7. Tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari mahasiswa, dengan tujuan mempermudah pemberian nilai dan kelulusan mahasiswa;
  8. Memberikan motivasi kepada mahasiswa sehingga dapat merangsang daya fikir dan kemauan untuk belajar yang keras;
  9. Memberikan bimbingan dan layanan informasi yang diperlukan oleh mahasiswa dalam rangka memperlancar penyelesaian studinya dengan penuh kearifan serta rasa asih dan asuh.

Pasal 7

Etika Dosen Pada Bidang Penelitian

 

Dalam melaksanakan penelitian, seorang dosen wajib melakukan hal-hal:

  1. Menjujung tinggi nilai-nilai kejujuran (jujur terhadap diri sendiri dan jujur terhadap orang lain), kebenaran, keterbukaan, bersifat objektif dan bertanggung jawab;
  2. Bersikap dan berpikir analitis dan kritis;
  3. Tidak memalsukan atau memanipulasi data maupun hasil penelitian;
  4. Tidak dibenarkan melakukan tindakan plagiat terhadap karya ilmiah orang lain;
  5. Menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi UISU secara ilmiah, institusional, dan finansial;
  6. Tidak membuatkan  usulan penelitian atau proposal penelitian mahasiswa untuk skripsi, tesis dan disertasi;
  7. Tidak mengerjakan hasil penelitian mahasiswa seperti skripsi, tesis dan disertasi, dengan imbalan berupa uang atau bentuk apapun;
  8. Tidak berbohong dan hindari kesalahan dalam penelitian, terutama dalam menyajikan hasil penelitian;
  9. Bersikap terbuka, saling berbagi data, hasil, metode, dan gagasan yang lain, kecuali data yang dapat dipatenkan;

10. Bertanggung jawab memberikan interpretasi atas hasil dan kesimpulan peneltian agar hasil penelitian dapat dipahami;

11. Bertanggung jawab pada rekan seprofesinya;

12. Tidak menutupi kelemahan atau membesar-besarkan hasil temuannya;

13. Dalam melakukan penelitian, seorang dosen seharusnya melibatkan mahasiswa sebagai pemenuhan persyaratan akademik atau arena belajar dan aktualitas kompetensi bidang keilmuan serta pengembangan pribadi.

 

Pasal 8

Etika Dosen Pada Bidang Pengabdian Pada Masyarakat

 

Dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, seorang dosen harus memperhatikan prinsip-prinsip:

  1. Jujur, adil dan bijaksana serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
  2. Professional dan ditunjang oleh kompetensi yang dimilki dalam melakukan kegiatan pengabdian;
  3. Dapat bekerjasama dengan mahasiswa, dosen dan masyarakat serta kompatibel dengan berbagai macam disiplin ilmu;
  4. Menghargai partisipasi masyarakat dalam menetapkan program-program pengabdian yang akan dilakukan;
  5. Tidak  memaksakan kehendak kepada masyarakat, sebaiknya merujuk kepada kebutuhan masyarakat;
  6. Dapat melaksanakan program pengabdian pada masyarakat yang memberi manfaat bagi sivitas akademika dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
  7. Tidak menerima imbalan yang bersifat illegal dan tidak  melakukan pengabdian secara fiktif;
  8. Menolak program pengabdian yang  bertentangan dengan tata nilai dan norma-norma yang berlaku.

 

Pasal 9

Etika Dosen Pada Bidang Dakwah Islamiyah

 

Dalam melaksanakan kegiatan Dakwah Islamiyah, dosen wajib :

 

  1. Menjunjung tinggi nilai-nilai agama sesuai dengan ajaran dan syariah islam.
  2. Turut serta mengembangkan pendidikan ke-islaman kepada sivitas akademika dan masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pendidikan ke-islaman dan akhlakul karimah kepada sivitas akademika dan masyarakat.
  4. Turut serta menyebarluaskan nilai-nilai dan syariah islam kepada sivitas akademika dan masyarakat.

 

 

 

 

BAB VIII

 

S A N K S I

 

Pasal 10

 

  1. Jenis-jenis sanksi yang dapat dijatuhkan adalah sebagai berikut;
    1. Peringatan
    2. Pembatalan atau pengurangan  mata kuliah yang diampu
    3. Skorsing kegiatan akademik
    4. Penundaan kenaikan pangkat/golongan
    5. Diberhentikan sebagai dosen UISU
    6. Pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah :
      1. Pimpinan Fakultas
      2. Pimpinan Universitas
    7. Dasar penjatuhan sanksi oleh Pimpinan Fakultas dan atau Pimpinan Universitas adalah Berita Acara Pemeriksaan (BAP);
    8. Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan dan menjadi kewenangan Pimpinan Fakultas dan atau Pimpinan Universitas disesuaikan dengan pelanggaran Kode Etik.
    9. Sanksi yang dijatuhkan oleh pihak berwenang dituangkan dalam Surat Keputusan Pimpinan Fakultas dan atau Pimpinan Universitas.

BAB IV

P E N U T U P

 

Pasal 11

 

  1. Hal-hal  lain yang belum diatur dalam Kode Etik ini akan diatur dengan Keputusan tersendiri;
  2. Kode Etik ini dibuat untuk dapat dilaksanakan oleh seluruh dosen dilingkungan Universitas Islam Sumatera Utara;
  3. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

 

 

Ditetapkan di  :  Medan

Pada tanggal  :  15 Agustus 2012

 

R e k t o r

 

 

 

 

Dr. Ir. Mhd. Asaad, M.Si.

KEPUTUSAN
REKTOR UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
NOMOR ;
63 TAHUN 2012

 

TENTANG

 

KODE ETIK DOSEN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

 

UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
M E D A N
2012

 

 

 

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
NOMOR :
63 TAHUN 2012

 

TENTANG

KODE ETIK DOSEN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

 

REKTOR UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA,

Menimbang       :

  1. Bahwa Universitas Islam Sumatera Utara disingkat UISU adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan profesi dan/atau pendidikan vokasi dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni;
  2. Bahwa untuk terwujudnya visi (wijhah) dan misi (khiththah) Universitas Islam Sumatera Utara, diperlukan kebijakan akademik dengan memperhatikan kondisi di lingkungan kampus yang ber-etika serta mengutamakan prinsip keterbukaan, kebersamaan secara profesional;
  3. Bahwa Kode Etik Dosen merupakan pedoman bagi Dosen di lingkungan Universitas Islam Sumatera Utara dalam melaksanakan tugas dan aktfitas-aktifitas sehari-hari;
  4. Bahwa untuk mendorong terbentuknya perilaku Dosen Universitas Islam Sumatera Utara yang lebih baik dan ber-etika guna terwujudnya pelayanan yang baik bagi masyarakat, dipandang perlu untuk menetapkan Kode Etik Dosen Universitas Islam Sumatera Utara.

Mengingat       :

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidika Nasional;
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, jo Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010;
  4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat;

 

  1. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) Tahun 2010, Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidika Tinggi;
  2. Statuta Universitas Islam Sumatera Utara Tahun 2003;
  3. Surat Keputusan Pengurus Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara No. 03 Tahun 2011 Tentang Pengangkatan Dr. Ir. Mhd Asaad, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Sumatera Utara Masa Bakti 2011-2015.

Memperhatikan   :

  1. Visi (Wijhah), Misi (Khiththah), dan Tujuan Universitas Islam Sumatera Utara;
  2. Hasil Rapat Pimpinan Universitas Islam Sumatera Utara pada tanggal 10 Agustus 2012.

MEMUTUSKAN

Menetapkan       :

  1. 1.   KODE ETIK DOSEN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

 

  1. 2.   Prinsip Dasar :
    1. Dosen UISU adalah warganegara yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berpendidikan tinggi, serta sadar bahwa kinerja dan kegiatan profesinya berpengaruh penting dan menjadi tolok ukur bagi masyarakat luas;
    2. Dosen UISU merupakan pilihan profesi dengan semangat kepahlawanan mencerdaskan anak bangsa dalam bentuk pendidikan tinggi dan pengajaran yang bermutu, berkelanjutan dan penuh tanggung jawab;
    3. Dosen UISU wajib menyajikan standar kemampuan, kejujuran, dan keteladanan yang tinggi dalam melaksanakan Catur Darma UISU sesuai dengan kompetensinya, dan hasilnya dapat membawa perbaikan pada mutu sumber daya masyarakat;
    4. Dosen UISU mempunyai keterkaitan dan setia pada pelaksanaan peraturan perundangan yang berlaku khususnya dalam pendidikan tinggi.

 

  1. 3.   Prinsip Utama
    1. Dosen UISU selalu jujur dan adil dalam tindakannya, serta menjadi contoh bagi mahasiswa dalam sikap kejujuran dan keadilannya serta menjauhkan diri dari sifat membeda-bedakan atas dasar apapun;
    2. Dosen UISU menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran ilmiah serta menghindarkan diri dari perbuatan yang melanggar norma masyarakat ilmiah seperti penjiplakan, plagiat, pemalsuan data dan sebagainya;
    3. Dosen UISU melaksanakan tugas pendidikan dengan semangat dan kecintaan tinggi terhadap ilmu pengetahuan yang dibinanya, terus mengembangkan dan/atau meningkatkan kemampuannya serta mengutamakan peningkatan kemampuan dan kecerdasan mahasiswa;
    4. Dosen UISU sebagai anggota masyarakat terhormat dengan harga diri yang tinggi selalu menghindarkan diri dari perbuatan tercela, dan tidak menyalahgunakan institusi UISU untuk kepentingan pribadi;
    5. Dosen UISU dalam melaksanakan tugasnya untuk masyarakat, berperilaku sebagai professional yang terpecaya penuh, mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara, serta selalu menjunjung kehormatan dan nama baik almamater.
    6. 4.   Kode Etik Dosen sebagaimana yang dimaksud dalam Diktum Pertama diberlakukan bagi semua dosen di Universitas Islam Sumatera Utara;
    7. 5.   Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan jika dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya.

 

Ditetapkan di  : Medan

Pada tanggal  : 15 Agustus 2012

 

R e k t o r

 

 

 

 

Dr. Ir. Mhd. Asaad, M.Si.

 

 

Tembusan :

  1. Pengurus Yayasan UISU
  2. Dekan se UISU
  3. LPM UISU
  4. LPPM UISU
  5. LEPPA UISU
  6. Arsip

 

 

JADWAL UJIAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU UISU TA 2013-2014

Posted by on Mar 11, 2013 in Berita FH | 0 comments

JADWAL UJIAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU UISU TA 2013-2014

Jumat 15 Februari 2013, Posted by : [Administrator]
 

No

Pendaftaran

Hari/Tanggal Ujian

Kegiatan

Pengumuman

Daftar Ulang

1 25 Maret – 11 April 2013 Sabtu, 13 April 2013 UMB-PTS 20 April 2013 20 April – 15 Mei 2013
2 20 Mei – 30 Mei 2013 Sabtu, 1 Juni 2013 UM-UISU 8 Juni 2013 8 Juni – 19 Juli 2013
3 Sabtu,    Juli 2013 UMB-PT
4 24 Juni – 11 Juli 2013 Sabtu, 13 Juli 2013 UM-UISU 20 Juli 2013 20 Juli – 31 Juli 2013
5 22 Juli – 31 Juli 2013 Sabtu, 3 Agustus 2013 UMB-PTS 10 Agustus 2013 10 Agustus – 31 Agustus 2013
6 1 Agustus-22 Agustus 2013 Sabtu, 24 Agustus 2013 UM-UISU 31 Agustus 2013 31 Agustus – 7 September 2013

Lomba Penulisan Skenario Film 2012”

Posted by on Oct 22, 2012 in Berita FH | 0 comments

Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman , Direktorat Jenderal Kebudayaan , Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI , melaksanakan Lomba Penulisan Skenario Film “ , dengan mengangkat Tema :
  • Cerita Anak
  • Nasionalisme
  • Kepahlawanan
Lomba ini  terbuka untuk Umum dan Praktisi Perfilman agar dapat turut memberi Inspirasi dan spirit  menuju Sinema baru Indonesia .
Lomba ini berhadiah TOTAL   Rp. 200 juta Rupiah.